Tips gaya hidup seperti merawat baju anak tentu sangat dibutuhkan oleh para orang tua. Pasalnya, baju-baju/pakaian anak perlu dirawat dengan baik agar tidak mudah rusak, kusam dan tetap lembut di kulit Si Kecil. Selain itu, penting juga merawat pakaian Si Kecil agar awet.
Pentingnya merawat baju Si Kecil dengan benar juga berkaitan dengan pencegahan kuman dan penyakit yang menempel di baju. Berikut ini tips-tips yang dapat Anda terapkan saat mencuci baju Si Kecil!
Ini Tips Gaya Hidup Rawat Baju Anak agar Tidak Rusak

Ukuran baju anak yang kecil dan seringkali terbuat dari bahan yang cepat pudar membuat Anda harus memberikan perhatian khusus. Ada beberapa pakaian anak yang baru sekali atau dua kali cuci langsung rusak. Begini tips mencuci agar baju anak Anda tidak mudah rusak:
1. Tidak Gunakan Pengering
Tips pertama adalah untuk tidak menggunakan pengering saat mencuci baju anak. Banyak orang tua yang ingin cara instan dengan menggunakan pengering dengan suhu panas. Padahal, cara tersebut keliru karena suhu panas merusak serat pada baju anak Anda.
Sebaiknya, jika Anda harus menggunakan pengering, pastikan untuk menggunakan pengering manual seperti diperas atau diputar manual di mesin cuci. Keringkan baju sebentar saja kira-kira 10 detik sebelum akhirnya dijemur.
2. Jemur Baju dengan Penjepit
Tips gaya hidup tentang cara mencuci baju anak berikutnya adalah menjemur baju dengan penjepit. Hal ini karena baju anak yang mini dan berukuran kecil rentan terbawa angin dan jatuh. Jika baju anak jatuh ke tanah, paparan bakteri atau kotoran juga semakin tinggi.
Inilah gunanya untuk menggunakan gantungan baju khusus anak. Anda dapat membelinya di berbagai toko kebutuhan anak. Biasanya gantungan baju ini juga memiliki penjepit yang khusus untuk baju-baju mini anak Anda.
3. Pakai Deterjen Lembut
Mencuci baju anak agar tidak mudah rusak, kusam dan lebih aman adalah menggunakan deterjen lembut. Hindari mencuci baju anak dengan deterjen atau sabun beraroma menyengat. Anda dapat menggunakan deterjen khusus bayi yang banyak dijual.
Mengapa mencuci baju anak tidak boleh pakai deterjen menyengat? Hal ini karena menghindari residu deterjen yang dapat menjadi pemicu alergi pada kulit anak yang masih sensitif. Jadi, pakai deterjen yang aman aja, ya!
Selain itu, disarankan juga untuk tidak merendam baju anak terlalu lama di dalam deterjen. Karena dapat membuat baju kusam dan pudar warnanya. Anda dapat merendamnya cukup 10-20 menit sebelum membilasnya.
4. Tidak Menjemur Terlalu Panas
Sudah Anda ketahui bahwa suhu panas dapat merusak baju bayi. Jadi, tips gaya hidup menjaga baju anak agar awet berikutnya adalah hindari menjemur pakaian bayi di bawah sinar matahari langsung dalam waktu yang terlalu lama. Misalnya, dari pagi sampai sore.
Cukup jemur baju anak dari pagi hingga siang, atau sampai baju kering seluruhnya. Jika Anda ingin menjemur baju hingga sore, Anda dapat meletakkan jemuran di bawah atap yang tidak terkena matahari langsung.
5. Lipat dan Setrika Baju
Terakhir, Anda dapat melipat baju anak dengan rapi dan menyetrikanya. Jangan lupa juga untuk menyimpan baju di tempat yang bersih dan kalau perlu bungkus dengan kain atau langsung dimasukkan ke dalam lemari pakaian khusus anak.
Dengan begitu, baju anak Anda dapat lebih awet dan terhindar dari kerusakan. Hal yang terpenting adalah menjaga baju anak Anda dari kotoran atau kuman yang dapat mengancam kesehatan badannya.
Itulah beberapa tips tentang gaya hidup merawat baju anak agar tidak mudah rusak dan kusam. Sebagai orang tua, memberikan hal yang terbaik bagi anak adalah suatu kewajiban. Jadi, jangan sampai Anda keliru dalam menjaga pakaian anak Anda untuk tetap bersih dan awet.

